9 Langkah Sukses Memulai Bisnis Jualan Pakaian Bekas

Bisnis jualan pakaian bekas menjadi bisnis yang menarik. Tenang saja, pakaian bekas tidak selalu berkonotasi buruk. Jualan pakaian bekas ini juga menjadi salah satu bisinis yang tak termakan tren dan waktu. Dari tahun ke tahun cukup banyak toko yang menjual pakaian bekas. Thrift Store atau lebih akrabnya toko pakain bekas banyak dijumpai diberbagai tempat.

Mulai dari tempat yang berkonsep seperti distro hingga tempat display rumahan. Bisnis jualan pakaian bekas ini biasanya menjual pakaian-pakaian import yang masih layak pakai dan pakaian-pakaian bermerk yang banyak diminati. Di lain sisi, toko pakaian bekas ini tidak hanya sekedar penyedia pakaian layak pakai, tetapi juga penyedia fashion bagi berbagai kalangan khususnya kalangan muda dengan harga yang cukup terjangkau.

Toko pakaian bekas tidak melulu hanya berjualan di offline store, tapi sekarang dengan mudahnya media sosial, toko pakaian bekas ini memasarkan barangnya melalui online. Toko pakaian bekas ini tak kalah saing, dengan menggunakan photo produk yang menarik atau bahkan menggunakan jasa photo model untuk mendisplay pakaian-pakaian mereka, maka pakaian bekas ini tak kalah menarik dengan bisnis pakaian baru sekalipun.

Pakaian bekas tak pernah kehabisan peminat, selalu saja memiliki pemintanya sendiri. Pakaian bekas ini digemari mulai dari kalangan muda hingga kalangan tua. Harga yang dipatok pun bervariatif tergantung tempat, kualitas serta merk yang dicari. Pakaian bekas yang bermerk biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dari standar pakaian bekas lainnya. Misalnya merk Uniqlo, merek busana kasual yang cukup terkenal ini mudah ditemui di pasaran. Selain itu, dalam berjualan pakaian bekas, warna dan motif pakaian menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pakaian-pakain dengan gaya tahun tertentu memiliki daya tarik tersendiri. Misalkan pakaian-pakain dengan gaya 90an, atau kaos-kaos band import mancanegara memiliki pecintanya sendiri. Selain itu, kemeja flanel, jaket parka, jaket jeans, celana jeans, celana tartan, celana baggy termasuk pakaian bekas yang banyak diminati.

Pakaian bekas ini menjadi mode bagi kalangan muda yang ingin terlihat keren tapi dengan harga yang masih terjangkau. Tentu saja bisnis ini sangat menjanjikan, karena menjadi daya tarik bagi beberapa kalangan bahwa untuk tampil keren tidak harus merogoh kocek yang banyak. Namun dengan pintar-pintar memilih pakaian bekas yang layak digunakan dan sesuai dengan gaya masing-masing.

Bisnis jualan pakaian bekas merupakan bisnis yang menarik bukan? Untuk memulai bisnis ini tentu saja ada langkah-langkah yang perlu diperhatikan di antaranya.

1. Menemukan Suplier Yang Tepat

Ketika memulai bisnis jualan pakaian bekas ini sebaiknya anda terlebih dahulu tahu di mana anda harus mendapatkan barang yang akan anda jual nantinya. Anda bisa memeroleh informasi dari toko atau pelaku bisnis pakaian bekas yang sudah lebih dulu menjalankan usaha tersebut dari mana mendapatkan barang yang mereka jual. Bisa juga anda mencari sendiri di internet atau social media tentang supllier pakaian bekas yang terpercaya. Pastikan harga yang ditawarkan sesuai dengan keadaan atau jumlah barang yang akan dijual tersebut. Anda bisa juga mencari supllier yang menyediakan barang bagus dengan harga miring yang tentunya lebih menguntungkan bagi anda.

2. Mengetahui Jenis Pakaian dan Brand

Tidak mungkin anda menjual sesuatu yang tidak anda tahu, paling tidak anda harus mengerti barang apa saja yang nantinya akan anda jual. Anda bisa berfokus pada beberapa pakaian saja, misalkan pakaian bertema vintage atau pakaian bekas import bermerek dengan harga jual tinggi. Bisa juga berfokus pada pilihan jeans mulai dari celana hingga jaket.Pilihan  Pakaian dewasa atau anak-anak? Sebaiknya anda menentukan pakaian sesuai dengan konsep toko anda. Selain itu pilihlah barang sesuai tren dan banyak diminati.

3. Menyediakan Tempat Jualan Online/Offline

Anda bisa memilih untuk menjualnya secara online dengan cara mengunggah foto pakaian tanpa menyediakan offline store. Jika ada tempat offline store pastikan tempat sesuai dengan konsep yang ingin anda buat. Tempat offline sanga66y3t menunjang bagi calon pembeli yang ingin melihat barang yang anda jual secara langsung. Anda bisa menyewa tempat atau menggunakan bagian rumah anda yang telah disulap sebagai toko pakaian. Jika anda membuat toko offline anda bisa meperkejakan pegawai untuk menjaga toko atau anda bisa menjaganya sendiri. Pastikan tempat yang anda gunakan nyaman dan mudah dijangkau. Jika anda punya tempat yang strategis akan lebih menunjang usaha anda tersebut.

4. Menentukan Konsumen

Pastikan anda menentukan target konsumen. Konsumen seperti apa yang ingin anda tuju. Misalakan target konsumen adalah mahasiswa atau pekerja maka sebaiknya anda menyediakan pakain seperti, kaos, blouse, jeans, kemeja flanel. Penentuan target konsumen akan berpengaruh bagaiamana anda nantinya akan melakukan promosi serta menentukan harga jual. Dengan menentukan konsumen anda bisa memilih jenis pakaian apa saja yang hendak anda jual.

5. Menentukan Harga

Anda bisa menetapkan harga yang terjangkau sesuai kisaran  normal agar bisa bersaing dengan toko pakaian bekas lainnya. Biasanya orang akan tertarik dengan kualitas barang yang cukup dan harga yang tidak terlalu mahal atau standard. Yang terpenting anda tetap mendapat keuntungan  dan tidak rugi serta perputaran barang berjalan dengan stabil.

6. Melakukan Promosi

Agar usaha berjalan dengan lancar dan penjualan mengalami peningkatan anda membutuhkan promosi kepada cutomer. Jika anda menggunakan media sosial, maka anda bisa mengupload pakaian-pakaian anda secara berkala. Tujuannya agar pembeli update dengan barang yang anda tawarkan. Promosi menggunakan media sosial sangat bermanfaat sekaligus hemat biaya, karena setiap orang memilikinya dan sangat mudah untuk diakses.

7. Membuat Branding

Branding membuat image mengenai bisnis pakaian anda. Ingin menampilkan image seperti apakah usaha anda. Tentunya itu akan berpengaruh dan menarik para pembeli. Bagaiamana anda mengemas produk yang akan anda jual. Misalakan anda menjual pakaian bergaya 90an akan berbeda brandingnya dengan pakaian adventure atau pakaian gunung. Dengan danya branding membuat toko anda dekat dengan konsumen yang dituju serta memunculkan kepercayaan kepada calon pembeli, bahwa toko anda terpercaya dan berkualitas pada bidangnya.

8. Melakukan Perawatan

Karena barang yang anda jual adalah bukan barang baru sebaiknya melakukan perawatan secara berkala agar barang tetap terlihat bagus dan tidak menurunkan nilai jualnya. Anda bisa melakukan perawatan sederhana seperti membersihkan pakain-pakaian dari debu, atau melapisi dengan plaastik pelindung pakaian, hingga mencuci dan mengeringkan.

9. Menjalankan Usaha

Setelah menjalankan langkah-langkah di atas, selanjutnya tinggal menjalankan usaha dengan kosnisten. Serta meningkatkan kualitas secara pelayanan maupun produk yang anda jual, sehingga anda akan memiliki pelanggan yang setia pada usaha anda.

Itulah tadi 9 langkah untuk memulai bisnis jualan pakaian bekas. selain langkah-langkah tersebut anda perlu konsisten dan tetap bekerja keras dalam meningkatkan usaha anda. Semoga bermafaat!